Saturday, January 10, 2015

Anjing Menggonggong

Ada kala nya di hidup kita sebagai kafilah akan bertemu anjing.

Ada anjing yang menggonggong dibelakang, ada juga yang didepan.
Gonggongan yang terjadi dibelakang biasanya merupakan obrolan santai sesama anjing, mereka seperti berteriak meronta sesuatu tapi mereka tidak bisa apa-apa, karena mereka hanya seekor anjing. Sedangkan gonggongan yang terjadi secara terang-terangan biasanya dilakukan oleh anjing yang tidak punya malu, ingin diperhatikan, ingin diberi makan, ingin dimanjakan. Sungguh prihatin nasib anjing-anjing ini apalagi kafilah tersebut tidak menggubris.

Satu waktu ada juga anjing baik yang menggonggong dengan maksud memberi tahu sesuatu pada kafilah, dengan begitu tidak ada kesalahpahaman yang terjadi sehingga justru mereka bisa berteman.

Tapi kafilah pun ragamnya berbeda.

Ada yang pengalaman perjalanannya masih minim, jadi akan terganggu dengan gonggongan anjing ditengah terik matahari. Kafilah yang seperti itu biasanya akan mudah terpancing amarahnya kemudian mengajak duel anjing. Ia lupa kalau mereka tetaplah anjing, gonggongannya akan terdengar oleh kubu anjing lainnya. Ia lupa kalau ia berlaku seperti anjing, cepat atau lambat itu akan merubahnya menjadi anjing.
Jadi anda kafilah atau anjing?

Saya berharap ada dibarisan kafilah yang penuh pengalaman. Tetap jalan teratur sesuai lajur yang saya tuju tanpa menoleh sedikitpun ke arah anjing kelaparan. Saya sadar saya bukan anjing, saya kafilah yang tetap bersikukuh ingin sampai tujuan dengan selamat, meskipun jumlah kafilah dan anjing berbanding terbalik tapi saya akan tetap bersikeras berjalan lurus memandang kedepan menggapai apa yang saya cita-citakan.

Anjing menggonggong, kafilah berlalu.

Thursday, January 01, 2015

Re(without)solution

Selamat siang, selamat berpijak pada semangat baru.

Sebuah resolusi patutnya menjadikan para perencananya menjadi disiplin dengan rencana yang mereka putuskan, namun tidak semudah itu, "man purpose god dispose" katanya, tapi selama masih bisa dikerjakan dengan mengabaikan kata 'ma-ger' sepertinya resolusi bisa dipersepsikan sebagai tuntutan agar menjadi lebih baik.

Semua orang ingin lebih baik di tahun yang baru, bukan?

Ini blog lama yang saya daur-ulang, kenapa? karena ingin menjadi pribadi lebih baik dengan postingan yang tentunya lebih baik lagi. tak ada caci maki, tak ada sumpah serapah. Saya berjanji. Mungkin terdengar lebih sendu dan mendayu-dayu tapi biar sajalah toh saya tidak berubah jadi orang lain juga, kan?

Beberapa sudah mengenal saya, beberapa belum, tapi mulai posting hari ini kita akan berkenalan secara bertahap.

Salam kenal!