Thursday, March 27, 2014

Kamis

Semua orang tahu jika Kamis adalah hari kelima jika terhitung dari Minggu. Tak ada sesuatu yang terlalu spesial di hari Kamis, mungkin pernah beberapa kali, seperti ulangtahunku yang pernah terjadi tiga kali dan kebetulan Kamis depan akan terjadi lagi.

Aku pun tak terlalu memuja atau membenci Kamis, menyamaratakan semua hari walaupun katanya Kamis malam memang disarankan beribadah lebih, dan puasa sunnah pun baik jika dilakukan hari Kamis selain hari Senin.

Entah apa yang akan terjadi pada Kamis-kamis berikutnya, karena akhir-akhir ini Kamis terasa kelabu. Ada saja hal mengesalkan terjadi pada hari Kamis. Ada saja. Contohnya kamis ini.

Tiap pagi aku sudah membiasakan diri memanjatkan segala macam doa untuk menyambut hariku. Mulai dari doa pagi, doa belajar, doa dimudahkan segala urusan, dan lain sebagainya. Tapi dengan berlalunya Kamis-kamis yang sendu, aku memperbanyak doaku, berharap doa melindungiku.

Tapi apa mau dikata. Kamis sendu itu terjadi lagi. Lalu bagaimana Kamisku besok?

Don’t break my Thursday, Please.